samedi 3 septembre 2011

Secuil Suara Hati

Lelah. Mungkin kata itu yang sangat cocok menggambarkan perasaan gw saat ini. Mungkin kalau boleh ditambahkan, menjadi 'Super Lelah'. Perasaan ini bukan perasaan ketika lo baru berlari 10 meter atau membersihkan rumah seharian. Tap lebih dari itu. Jauh seratus kali lipat melebihinya bahkan.

Entahlah gw mungkin belum punya begitu keberanian untuk menumpahkan segalanya disini. Tapi yang jelas gw lelah. Dengan segala keadaan yang terjadi, yang sepertinya tidak menuju perbaikan. Gw sejujurnya ingin teriak sekeras mungkin, tapi sayangnya, itu tak lebih dari sekedar membuat lega (sebentar). Gw juga ingin menangis sekencang mungkin, tapi toh, sekali lagi, itu tak lebih dari sekedar membuat lega (sejenak) dan membuat mata bengkak. Bahkan gw sudah bosan dan air mata juga udah hampir habis.

Gw sadar mungkin sikap gw selama ini juga kurang baik, tidak menyelesaikan masalah ini sama sekali. Tapi jujur gw masih sempat menganggap semua ini hanya lelucon. Tapi sayang sekali, rupanya gw benar benar harus terbangun. Lihat kenyataan yang sama sekali, tidak manis. Berpura pura tidak tahu dan seakan akan semua baik baik aja, toh sama sekali ga ada gunanya. Menjadi orang yang tertawa tapi menangis juga bukan hal yang baik tentunya.

Astaga. Menjadi kuat itu memang bukan lah hal yang mudah. Tapi melihat teman teman gw yang bisa bangkit, gw menyadari kalo seharusnya gw juga bisa. Ah tapi sungguh sayang, 'punyaku' tak sesimpel dan tak sekecil itu. Rumit. Terlalu rumit bahkan. Membuat gw nyaris tak tahu lagi harus sebut diri siapa. Tak tahu lagi dimana harus taruh muka. TERLALU banyak orang yang ikut campur di dalamnya, t-e-r-l-a-l-u.

Dunia kecil gw yang menyenangkan telah berubah drastis menjadi dunia dewasa yang..... menyedihkan. Dan sekarang gw tau, apa itu 'broken'. Gw mungkin terlalu bodoh untuk memikirkan hal yang mungkin lebih buruk lagi. Tapi....... sayang sekali. Memori gw terlalu kuat untuk mengingat semuanya. Semua kejadian yang mungkin telah meninggalkan sebuah luka. Yang bahkan gw gatau gimana menyembuhkannya.

Everybody get hurt. Yeah I know it. Gw tau bukan cuma gw doang yang merasakan sakit. Tapi jujur, sakit yang ini lebih dari sekedar sakit kepala yang sering orang alami. Atau juga sakit hati ketika melihat wajah lo penuh jerawat. Bahkan sakit ini juga lebih dalam dari orang yang sedang patah hati. HAHA. Well, I guess, sakit yang ini, luar biasa. Yang bikin lo sampai lupa, lo punya waktu waktu indah, dulu.

Satu hal yang akan gw ingat,

"If God give me a chance to live for long time and let me make my own, I'll make it better than this. I'll do my best, so there'll be a lot of happiness."

Well, hal lain juga yang perlu gw sadari, semua ini terjadi karna Tuhan mengizinkan gw buat mengalaminya. Mungkin gw belum bisa menemukan makna dari ini semua, tapi gw yakin, segala sesuatu yang terjadi punya kebaikan. Dan gw percaya, Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.


And now I'm waiting for an ending,
I wish it could be a happy ending.
Well, it's just my wish.

God bless me, bless us :')


aku rindu kami,
yang dulu
yang satu
yang utuh.


0 commentaires:

Enregistrer un commentaire